Friday, March 17, 2017

ARTIKEL MANAJEMEN STRATEGI PERUSAHAAN

Posted by . at 9:31 PM


Disusun oleh :

RIMA ARUM SASI
15101246/P








STIE ASIA MALANG
2017

I.              PENDAHULUAN
1.    Pengertian Manajemen Strategi
Manajemen strategi merupakan proses atau rangkaian kegiatan pengambilan keputusan yang bersifat mendasar dan menyeluruh, disertai penetapan cara melaksanakannya, yang dibuat oleh pimpinan dan diimplementasikan oleh seluruh jajaran di dalam suatu organisasi, untuk mencapai tujuan.
Menurut Nawawi Manajemen Strategi adalah perencanaan berskala besar (disebut perencanaan strategi) yang berorientasi pada jangkauan masa depan yang jauh (disebut visi), dan ditetapkan sebagai keputusan pimpinan tertinggi (keputusan yang bersifat mendasar dan prinsipil), agar memungkinkan organisasi berinteraksi secara efektif (disebut misi), dalam usaha menghasilkan sesuatu (perencanaan operasional untuk menghasilkan barang dan/atau jasa serta pelayanan) yang berkualitas, dengan diarahkan pada optimalisasi pencapaian tujuan (disebut tujuan strategis) dan berbagai sasaran (tujuan operasional) organsasi.
Manajemen strategi menurut J. David Hunger dan Thomas L. Wheelen adalah “Strategic Management is that a set of managerial decisions and actions that determines the long-run performance of a corporation”, apabila diterjemahkan Manajemen Strategi adalah serangkaian keputusan dan tindakan manajerial yang menentukan kinerja perusahaan dalam jangka panjang.
Dari pengertian di atas menunjukkan bahwa Manajemen Strategi merupakan suatu sistem yang memiliki berbagai komponen dengan satu kesatuan yang saling berhubungan dan mempengaruhi satu sama lain dengan tujuan yang sama.  Komponen pertama adalah perencanaan strategi dengan unsur-unsurnya yang terdiri dari visi, misi, tujuan dan strategi utama organisasi. Sedangkan komponen kedua adalah perencanaan operasional dengan unsur-unsurnya berupa sasaran dan tujuan operasional, pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen berupa fungsi pengorganisasian, fungsi pelaksanaan dan fungsi penganggaran, kebijaksanaan situsional, jaringan kerja internal dan eksternal, fungsi kontrol dan evaluasi serta umpan balik.
Dapat diambil beberapa kesimpulan yaitu :
1.      Manajemen strategi diwujudkan dalam bentuk perencanaan berskala besar dalam arti mencakup seluruh komponen dilingkungan sebuah organisasi yang dituangkan dalam bentuk rencana strategis yang dijabarkan menjadi perencanaan operasional, yang kemudian dijabarkan pula dalam bentuk program kerja dan proyek tahunan.
2.      Rencana Strategis berorientasi pada masa depan jangka panjang.
3.      Visi, misi, pemilihan strategi yang menghasilkan strategi inti dan tujuan strategi organisasi untuk jangka panjang merupakan acuan dalam merumuskan rencana strategi, namun dalam teknik penempatannya sebagai keputusan manajemen puncak secara tertulis semua acuan tersebut terdapat didalamnya.
4.      Rencana Strategi dijabarkan menjadi rencana operasional yang berisi program-program operasional perusahaan dengan sasaran jangka panjang.
5.      Penetapan rencana strategi dan rencana operasional harus melibatkan manajemen puncak karena sifatnya sangat mendasar/prinsipil dalam pelaksanaan seluruh misi organisasi, untuk mewujudkan, mempertahankan dan mengembangkan eksistensi jangka panjang.
6.      Pengimplementasian strategi dalam program-program termasuk proyek-proyek untuk mencapai sasarannya masing-masing dilakukan melalui fungsi-fungsi manajemen lainnya yang mencakup pengorganisasian, pelaksanaan, penganggaran dan kontrol.
2.    Yang Perlu Menggunakan Manajemen Strategi
3.    Tujuan dari Penggunaan Manajemen Strategi
Menurut Suwandiyanto (2010:02) terdapat empat tujuan manajemen strategi, yaitu :
ü  Memberikan arah pencapaian tujuan organisasi/perusahaan. Dalam hal ini, manajer strategi harus mampu menunjukkan kepada semua pihak kemana arah tujuan organisasi/perusahaan. Karena, arah yang jelas akan dapat dijadikan landasan untuk pengendalian dan mengevaluasi keberhasilan. 
ü  Membantu memikirkan kepentingan berbagai pihak. Organisasi/perusahaan harus mempertemukan kebutuhan berbagai pihak, pemasok, karyawan, pemegang saham, pihak perbankan, dan masyarakat luas lainnya yang memegang peranan terhadap sukses atau gagalnya perusahaan. 
ü  Mengantisipasi setiap perubahan kembali secara merata. Manajemen strategi memungkinkan eksekutif puncak untuk mengantisipasi perubahan dan menyiapkan pedoman dan pengendalian, sehingga dapat memperluas kerangka waktu/berpikir mereka secara perspektif dan memahami kontribusi yang baik untuk hari ini dan hari esok. 
ü  Berhubungan dengan efisiensi dan efektivitas. Tanggung jawab seorang manajer bukan hanya mengkonsentrasikan terhadap kemampuan atas kepentingan efisiensi, akan tetapi hendaknya juga mempunyai perhatian yang serius agar bekerja keras melakukan sesuatu secara lebih baik dan efektif.
4.    Peran Penting Manajemen Strategi bagi Perusahaan maupun UMKM
Dalam perusahaan, manajemen strategi merupakan hal yang sangat berperan penting. Karena Manajemen Strategi sebagai suatu proses yang diciptakan secara sistematis oleh pihak manajemen perusahaan untuk merusmuskan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi strategi serta memberikan nilai yang terbaik untuk para pelanggan dan diharapkan mampu mewujudkan visi perusahaan.
Terutama bagi perusahaan dan UMKM yang memasuki perekonomian global dengan pergerakan barang dan jasa secara bebas diberbagai negara, sehingga mereka ditantang untuk semakin kompetitif.
Beberapa alasan utama tentang pentingnya peranan manajemen strategi bagi perusahaan atau organisasi UMKM, yaitu :
1.    Memberi arah jangka panjang yang akan dituju.
2.    Membantu perusahaan atau organisasi UMKM beradaptasi pada perubahan-
perubahan yang terjadi.
3.    Membuat suatu perusahaan atau organisasi UMKM menjadi lebih aktif berkompetisi.
4.    Mengidentifikasi keunggulan komparatif suatu perusahaan atau organisasi UMKM dalam lingkungan yang semakin beresiko.
5.    Aktivitas yang tumpang tindih akan dikurangi.
6.    Keengganan untuk berubah dari karyawan lama dapat dikurangi.
7.    Keterlibatan karyawan dalam perusahaan strategi akan lebih memotivasi mereka pada tahap pelaksanaannya.
8.    Kegiatan pembuatan strategi akan mempertinggi kemampuan perusahaan atau organisasi UMKM untuk mencegah munculnya masalah dimasa mendatang.

5.    Kendala Utama dari Manajemen Strategi di Perusahaan maupun UMKM
ü  Kendala Visi yaitu hanya sekitar 5% dari karyawan yang mengerti strategi yang dimiliki perusahaan. Dengan hanya sedikit karyawan yang mengerti strategi yang dibangun, bagaimana organisasi dapat mengekseskusi strateginya? Oleh karena itu, perusahaan kesulitan untuk menerapkan dan melaksanakan strategi perusahaan yang telah ditetapkan.
ü  Kendala Manusia yaitu hanya 25% manajer yang mendapat insentif yang terhubung dengan strategi. Perusahaan tentu akan sulit mengharapkan para manajernya untuk menjalankan strateginya bila insentif mereka berjalan kearah yang berbeda dengan strategi. Apabila strategi bertabrakan dengan dorongan insentif, maka dengan mudah akan ditebak.
ü  Kendala Manajemen yaitu ada 85% tim eksekutif yang menyediakan waktu kurang dari satu jam per bulan untuk mendiskusikan strategi perusahaan. Dengan minimnya waktu yang diluangkan, sehingga tidak heran jika strategi tidak berjalan.
ü  Kendala Sumber Daya yaitu sebanyak 65% organisasi tidak menghubungkan budget mereka dengan strategi. Pada kebanyakan organisasi proses pembuatan strategi dan budget dilakukan terpisah oleh dua bagian berbeda dan tidak jarang mereka tidak saling mengenal. Apabila tidak ada komunikasi, bagaiamana budget dapat mendukung strategi.

II.            TUJUAN PENULISAN
1.    Untuk memenuhi tugas mata kuliah Manajemen Strategi
2.    Memahami tentang manajemen strategi
3.    Untuk menambah wawasan dan pemahaman terhadap pentingnya manajemen strategi bagi perusahaan.
Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi penulis maupun pembaca dan dapat digunakan secara baik dan sebenar-benarnya dalam kehidupan.
III.           ISI
1.    Perbedaan Manajemen Strategi di Perusahaan dan UMKM
o   Dari segi visi dan misi tentu saja Perusahaan dan UMKM memiliki pandangan yang berbeda dalam menentukan visi dan misinya. Pada perusahaan untuk menjalankan visi misinya tentu lebih sulit dibandingkan dengan UMKM karena dari segi karyawan yang dalam jumlah lebih banyak serta bagian-bagian yang ada dalam perusahaan juga sudah lebih spesifik sesuai dengan bidang dan keahliannya masing-masing.
o   Dasi segi Manusia pada UMKM lebih sederhana dalam menjalankan strateginya sedangkan Perusahaan akan kesulitan untuk menentukan strateginya karena adanya tingkatan manajemen yang sering kali memiliki arah strategi yang berbeda.
o    Dari segi sumber daya pada UMKM seringkali mengalami kesulitan dalam pemenuhan budget untuk menjalankan strateginya, sedangkan pada Perusahaan akan kesulitan budget yang dimiliki dalam mendukung strateginya sebab kurangnya keterhubungan antar bagian tersebut.
2.    Alasan Kendala Utama muncul dalam Manajemen Strategi di Perusahaan dan UMKM
Alasannya karena visi misi perusahaan yang akan dicapai sering kali tidak diketahui oleh karyawan yang ada di perusahaan sehingga untuk menjalankan berbagai strategi untuk mencapai visi dan misi perusahaan akan mengalami kendala terutama untuk menggerakkan seluruh karyawan yang ada agar strategi tersebut tercapai.
3.    Cara menghadapi dan menyelesaikan Kendala Utama yang muncul dalam Manajemen Strategi di Perusahaan dan UMKM
Seharusnya antar jenjang manajemen yang ada diperusahaan lebih saling berkomunikasi satu sama lain, kemudian mengadakan pertemuan dan menjabarkan visi misinya di awal agar seluruh karyawan tahu strategi apa yang akan dicapai untuk mewujudkan tujuan perusahaan itu sendiri. Terutama antar karyawan, sebab seringkali antar bagian atau bidang yang satu dengan yang lain tidak saling mengenal satu sama lain.
IV.          KESIMPULAN
Manajemen strategi adalah sejumlah keputusan atau tindakan yang mengarah pada penyusunan suatu strategi paling efektif yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan utama perusahaan yang telah dibuat dalam bentuk visi dan misi. Manajemen strategi merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi perusahaan. Hal ini dikarenakan, pengambilan keputusan yang akan menentukan apakah suautu perusahaan itu unggul dan dapat bertahan hidup dalam jangka panjang. Strategi perusahaan akan berjalan dengan baik apabila manajer startegi dapat menggnakan dengan sebaik-baiknya sumber daya perusahaan yang ada dalam menghadapi kondisi lingkungan yang berubah-ubah.

V.            DAFTAR PUSTAKA
















0 comments:

Post a Comment

 

Gramedia Ilmu Pengetahuan Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos